Sunday, 21 February 2016

Wong Chun Wai, Paderi dan Sami Mahu Jadi Ustaz?

Setelah agenda We Are Moderate menuju ke longkang, Wong Chun Wai dari The Star dijemput terlibat dengan program baru pula tahun ini. Program dinamakan “Let’s Read The Quran 2016”. Program tidak lain ialah untuk mengajar orang-orang Islam bagaimana untuk membaca dan memahami Quran untuk mendapat redha golongan kafir seperti Wong Chun Wai, Rev Murphy Pakiam (Kes Nama Allah), Archbishop Julian Leow, Datuk K Sri Dhammaratana, Dyana Sofea (Parti Kafir DAP) dan lain-lain.



Menyertai program dengan menyatakan “Inilah ayat al Quran yang paling saya sukai”, juga membawa erti 6,235 ayat yang lain tidak cukup memenuhi kesukaan individu-individu tersebut. Standardnya tidak sama. Sedangkan, semua umat Islam mengangkat al Quran sebagai satu-satunya kitab yang mengandungi ayat-ayat dari Allah, Tuhan Sekelian Alam, yang sentiasa berkomunikasi dengan mereka melalui ayat-ayatnya. Satu ayat favorite, apakah bererti seluruh al Quran yang lain tidak memenuhi kehendak hati manusia yang bongkak dan mahu Tuhan menunduk kepada kehendak mereka?

Bagi kami di Bangkit.info, jika benar mereka ingin membaca al Quran yang tepat mengenai diri mereka sendiri, kami ingin mencadangkan supaya tiga tokoh berikut membaca ayat-ayat al Quran berikut:

Untuk Rev Murphy Pakiam dan Julian Low, sila baca ayat al Maidah ayat 72:

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.  (5: 72)

Untuk Dyana Sofea, sila baca ayat Ali Imran ayat 28:

“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang-siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).” (Ali Imran: 28)

Untuk Wong Chun Wai, baca keseluruhan surah pendek al Kafiruun dan berhenti segera masuk campur dalam urusan agama orang-orang Islam untuk mengajar orang-orang Islam cara mengamalkan agama mereka.


1). Katakanlah: Hai orang-orang kafir
2). Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah
3). Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah
4). Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah
5). Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah
6). Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku

4 comments:

  1. Ben
    This is what happen when JAKIM is weak. These infidels will do whatever they please as they knew nothing will be done and no action be taken.

    ReplyDelete
  2. Al-Baqarah:143 - Dan demikianlah (sebagaimana Kami telah memimpin kamu ke jalan yang lurus), Kami jadikan kamu (wahai umat Muhammad) satu umat yang pilihan lagi adil, supaya kamu layak menjadi orang yang memberi keterangan kepada umat manusia (tentang yang benar dan yang salah) dan Rasulullah (Muhammad) pula akan menjadi orang yang menerangkan kebenaran perbuatan kamu. (Sebenarnya kiblat kamu ialah Kaabah) dan tiadalah Kami jadikan kiblat yang engkau mengadapnya dahulu itu (wahai Muhammad), melainkan untuk menjadi ujian bagi melahirkan pengetahuan Kami tentang siapakah yang benar-benar mengikut Rasul serta membenarkannya dan siapa pula yang berpaling tadah (berbalik kepada kekufurannya) dan sesungguhnya (soal peralihan arah kiblat) itu adalah amat berat (untuk diterima) kecuali kepada orang-orang yang telah diberikan Allah petunjuk hidayah dan Allah tidak akan menghilangkan (bukti) iman kamu. Sesungguhnya Allah Amat melimpah belas kasihan dan rahmatNya kepada orang-orang (yang beriman).

    ReplyDelete
  3. Ini yang dikatakan golongan kerbau yang mengaku dia pandai.

    ReplyDelete

Bangkit! percaya kepada hak kebebasan bersuara selagi hak tersebut tidak disalahguna untuk memperkatakan perkara-perkara yang bertentangan dengan al Qur'an dan As Sunnah, Perlembagaan Persekutuan dan Undang-Undang Negeri dan Negara.

Pihak kami tidak akan bertanggungjawab terhadap sebarang komen yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Rukunegara dan Undang-Undang Negara. Sila pastikan setiap komen yang dibuat mengambilkira semua aspek ini supaya keharmonian hidup bermasyarakat secara bertamadun dapat dinikmati secara bersama.